Toleransi di Kampung Soroundauni,Bupati Resmikan Dua Tempat Ibadah

Bintuni,Sorotpapua.net – Pancasila lahir untuk mempersatukan bermacam macam bentuk perbedaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia,mulai dari suku,bahasa,etnis dan budaya sampai dengan keberagaman agama.Untuk itu,Pancasila merupakan titik temu antara banyak latar belakang.

Salah satu keberagaman agama tersebut ada dI Kabupaten Teluk Bintuni.Diman,di tanah Sisar Matiti dikenal sebagai agama keluarga,seperti di dalam satu marga ada dua agama.

Toleransi itu bisa dilihat saat Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kashiw,MT didampingi Anggota DPRD Provinsi Papua Barat,Syamsudin Seknun meresmikan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Jemaat Asher dan Masjid An- Nur Kampung Soroundauni Distrik Taroi Kabupaten Teluk Bintuni,Senin(12/6/2023).

Kedua tempat ibadah yang diresmikan Bupati tersebut lokasinya berekatan.Selain dihadiri oleh Bupat Teluk Bintuni,Anggota DPRD PB,juga dihadiri oleh Ketua Klasis GKI di Tanah Papua,Pimpinan Agama Muslim serta beberpa pimpinan OPD.

Putra Soroudauni,Mohammad Gozali Kaitam mengungkapkan,ini merupakan suatu bentuk toleransi umat beragama dan merupakan sejarah karena baru terjadi dua tempat ibadah Muslim dan Kristen dibangun di satu kampung.

“Toleransi ini menurut Gozali,sudah terbangun semenjak nenek moyang mereka,dimana ada satu keluarga/marga disitu ada dua agama yang berbeda”

Dari duluh hingga kini,selalu hidup berdampingan dalam membangun kebersamaan sehingga tidak ada perpecahan.Sehingga toleransi ini selalu dirawat dan dipupuk sampai seterusnya”tutup Gozali(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *